Orang
Cerdas Adalah Mereka Yang Selalu Mengingat Mati
Ketika Anda keluar rumah,
tak sengaja Anda melihat sekumpulan orang sedang mengusung jenazah . . .
Anda heran, karena
memang Anda belum mendengar berita tentang kematian dalam waktu dekat ini . . .
Akhirnya Anda memutuskan untuk mengikuti dibelakang mereka, Anda makin penasaran
karena setiap Anda bertanya pada mereka, mereka hanya terdiam seakan tak
menghiraukan pertanyaan Anda . . .
Setelah beberapa saat
sekumpulan orang itu sudah masuk kedalam masjid dan mereka membentuk beberapa
shaf untuk menyolatinya . . .Untuk terakhir kalinya Anda berusaha menerobos
shof itu sampai akhirnya Anda sudah berada di shof terdepan dan ketika itu
keranda terbuka . . . Anda semakin penasaran dengan jenazah itu, lalu Anda pun
membuka pengikat tali di kepalanya dan Akhirnya Anda berhasil mneyibak kain
yang menutup wajahnya . . . Betapa Terkejutnya Anda ketika itu, Karena wajah
yang Anda lihat Adalah wajah Anda sendiri . . .!!! Allohu Akbar.
Ternyata mereka semua
sedang menyolati jenazah Anda . . . Tak lama kemudian, mereka mengantar Anda
beriringan menuju liang lahat yang sudah mereka persiapkan untuk peristirahatan
terakhir Anda.
Akhirnya sampailah Anda
tepat diatas liang lahat Anda, dengan segera jenazah Anda sudah dimasukkan
kedalam liang lahat yang sempit dan lembab, Anda merasa sekali betapa sempitnya
berada di tempat itu . . . . lalu tubuh Anda ditutup dengan beberapa potong
papan sehingga membuat tubuh Anda semakin terhimpit . . . . . Namun tak cukup
dengan itu, Tanah yang mengungguk diatas liang lahat segera diurukkan kedalam
liang lahat oleh sahabat, keluarga dan orang-orang yang mencintai Anda . . . .
yang membuat gelap semakin gelap, Anda hendak menjerit memnta tolong, namun
Anda tak berdaya melakukannya . . . tak lama kemudian keluarga yang Anda
cintai, sahabat, teman dan kolega yang Anda banggakan, satu persatu mulai
meninggalkan Anda . . .
Dan Akhirnya Anda
benar-benar sendirian disana, dalam kegelapan dan kesempitan dan ketidak
berdayaan . . . tak ada yang menemani selain cacing dan hewan-hewan tanah
lainnya, Dalam kegelapan, kesempitan Anda sendirian tak tau sampai kapan akan
disana, Anda sudah tidak memikirkan Rumah, mobil dan jabatan dan harta kekayaan
Anda lainnya yang menjadi kebanggaan Anda selama ini, karena itu semua tidak
akan bisa menolong Anda sedikit pun disini . . .
Semakin lama Anda
semakin takut, cemas akan apa yang akan terjadi, gelap semakin gelap . . . lalu
tiba-tiba dalam kecemasan Anda itu, Ada seberkas cahaya yang Indah . . . memandangnya membuat Anda merasakan kedamaian,
seakan menghilangkan kecemasan dan ketakutan Anda dalam sekejap, semakin lama
cahaya itu semakin mendekat dan cahaya itu menyerupai sesosok berpakaian serba
putih dengan senyuman yang menyejukkan dan membuat Anda damai setelah didera
ketakutan dan kecemasan, seakan ia berkata, "jangan kuatir Aku akan
menolongmu". . . Karena penasaran, maka Andapun bertanya, Siapakah Anda
wahai tuan . . . "Saya Adalah Amal baik yang Engkau lakukan semasa Engkau
Hidup di Alam dunia, saya Akan menolongmu dan menemanimu didalam kubur ini
sampai nanti Anda dibangkitkan . . .Subhanalloh.
Alhamduillah,
Bersyukurlah Anda masih hidup saat ini, dan Anda masih di beri kesempatan untuk
Hidup . . . . kapanpun dan dimanapun, semoga kita tidak menyia-nyiakan
kesempatan dan waktu yang masih diberikan oleh Alloh kepada kita ini . . .
Semoga kelak kita menjadi jenazah yang beruntung, yang ditemani oleh amal baik
semasa kita hidup di dunia yang sementara dan fana ini . . . . Amin Allohumma
Amin.
Terinspirasi dari
ceramah syech Ali Jabir, Masjid Alfalah Surabaya, 23 januari 2011, semoga
Bermanfaat.
By Al-Faqir Fatum

Tidak ada komentar: